HOT..!!!

abg

Nikmatnya lubang anus mahasiswi bispak

Kulihat Christine disebelahku menggeliat tanda ia terbangun. Badan Christine yang begitu mulus baru kusadari setelah hampir 2 tahun kukenal dia sebagai teman kerja praktikum kuliahku. Bagai seorang bocah kecil dielus-elusnya dadaku sambil matanya terus terpejam, sambil memegang batang kemaluanku dia berbisik baru kali ini ia mendapatkan kenikmatan yang menjadikan dirinya bagaikan terbang menembus langit Tangan yang mungil masih terus mempermainkan batang kemaluanku. Kutahu bahwa ia ingin melakukan sekali lagi, desah nafas tadi malam terdengar kembali dari bibirnya yang mungil yang kini sedang menciumi dadaku . Kutetap diam untuk memancing rasa penasaran yang menghinggapinya. Ciuman yang dia berikan sudah berubah menjadi jilatan-jilatan liar diseluruh tubuhku sambil berkata ingin seperti kemarin. Badannya yang menggeliat-geliat diatas tubuhku terus menerus memintaku untuk menggarapnya. Keinginanku memang timbul kembali , tetapi sengaja tak kuberi respon yang berarti untuk melihat sejauh mana dia meminta padaku. Tangan yang sebelumnya memegang batang kemaluanku, kini memegang vaginanya sendiri sambil membalikkan badannya menghadap langit-langit dan tetap berada diatas tubuhku. Desah nafas dan gerakan menjadi begitu brutal dan tidak terkendali, sambil terus memegang vaginanya ia bangun dan menempelkan vaginannya pada bibirku untuk dijilatinya. Badanku yang masih berbaring melihat dengan begitu jelasnya bagaimana dia mempermainkan clitoris pada vaginanya didepan bibirku, wangi yang khas dan cairan bening membasahi vaginanya. Kurasa tangan yang mungil kembali memegang kemaluanku sambil kemudian diisapkan lewat mulutnya. Kini ia mengulum kemaluanku dengan begitu liar dan tangannya sambil memegang clitorisnya sendiri yang berada tepat dibibirku. Keinginanku yang memang sengaja kutahan sudah tidak dapat dikelabuinya. Kini kumulai menjilati clitoris hingga lubang anus yang berada dihadapanku. Respon yang kuberikan menjadikan dia menjadi begitu bersemangat, hingga rasanya hampir seluruh batang kemaluanku habis ditelannya. Kejadian tadi malam dimana dia memasukkan telunjuknya pada lubang anusku, memberikan ide untuk melakukannya padanya. Telunjukku yang cukup basah mulai ku usap-usap pada liang anusnya sambil tidak melepaskan jilatanku pada clitorisnya, kumasukkan telunjukku perlahan pada lubang anusnya, terdengar geraman nikmat dari dirinya tanda dia menikmati permainanku. Hampir seluruh telunjukku masuk kedalam anusnya, badannya bergetar hebat diiringi dengan suaranya bagai seekor kuda pacu dan balasan dari permainan tangan dan mulutnya pada bagian selangkanganku. Aku sudah benar-benar kehilangan kontrol kusuruh dia tetap pada posisinya tengkurap dengan pantatnya siap untuk digarap. Kemaluanku yang cukup besar hampir lima kali telunjukku kuarahkan pada lubang anusnya yang berada dihadapanku. Terasa seret tapi akhirnya masuk seluruh batang kemaluanku pada anusnya. Kulihat dia menggigit bantal untuk menahan birahinya yang sudah tidak terkendali. Saya dimintanya menggenjotnya walaupun agak sedikit seret, terus kulakukan hingga badanku benar-benar bermandi keringat, kulihat juga tangannya masih memegang clitorisnya sendiri. Tenaga yang masih tersisa kuberikan padanya hingga kucapai klimaksku dan kubiarkan air maniku mengalir didalam lubang anusnya yang mengantarkan ia mencapai klimaknya sebanyak tiga kali pada pagi ini..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar